Adapun luas wilayah KBB yang terdiri dari 16 kecamatan dan 165 desa, maka perlu kerja ekstra khususnya dalam menjalankan program pelayanan publik termasuk menarik pajak. Dengan demikian, mobil ini dipastikan akan mobile berkeliling ke setiap kecamatan. Sehingga akan terus terpantau setiap bulannya perusahaan atau wajib pajak yang membayar kewajiban mereka.
“Adanya fasilitas Mobil Layanan Warung Pajak Daerah ini juga tentu diharapkan bisa merangsang masyarakat untuk taat membayar pajak. Karena pembayarannya sudah dimudahkan secara online, bahkan didatangi langsung ke wilayah mereka,tegasnya
Bupati juga menambahkan, inovasi ini semakin menambah berbagai program inovatif yang telah digulirkan pemerintahannya yang memiliki visi Aspiratif, Kreatif, Unggul, dan Religius (AKUR).
Baca juga : Situs Radio Malabar Sebagai Objek Wisata Edukasi
Sebelumnya juga sudah diluncurkan program Sistem Pelayanan Antar Langsung (Silayung) yang digulirkan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Melalui program itu warga tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mendapatkan KTP elektronik, karena akan diantarkan langsung oleh petugas ke rumah masing-masing.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna melayani pembayaran pajak dengan menggunakan Mobil Layanan Warung Pajak Daerah I dari BPKD, KBB,
Infografis: Bosscha.id