Bali, Prabunews.com Bertempat di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah HIPAKAD BALI Jalan Pidada Barat XIII Nomor 22 Ubung, Denpasar Timur, Dempasar, Provinsi Bali. Himpunan Anak Kolong Angkatan Darat Bali bekerjasama dengan Dokkes Polda Bali megadakan Vaksin dengan tema “HIPAKAD peduli VAKSIN”, Jum’at (22/10/2021) pukul 07.30 Wita, waktu setempat.

Ketua Panitia Penyelenggara dan juga pemangku jabatan Ketua IV DPD HIPAKAD BALI Daniel Yohanes Fony, ST., MM., ketika di jumpai oleh awak media, ia katakan bahwa, pertama-tama kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk awak media yang telah mendukung jalannya giat ini dalam upaya pelaksanaan vaksinasi bagi warga masyarakat. Jauh-jauh hari sebelumnya kami sudah persiapkan dalam kurun waktu 10 hari bersinergi dengan Dokkes Polda Bali.

Karena kami sebagai anak kolong yang dulunya masyarakat nilai sebagai anak nakal, dan sekarang saatnya kami ingin memperbaiki penilaian miring tersebut untuk selalu dekat dan peduli dengan warga masyarakat dalam bentuk bakti sosial yang sudah berjalan, kami bagi-bagikan bingkisan kepada warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dan saat ini dalam bentuk kepedulian kami ialah vaksin bagi masyarakat yang belum tervaksinasi. Inilah suatu bentuk sumbangsih anak bangsa atas keikut sertaan dalam salah satu program pemerintah di masa pandemi untuk mempercepat lajunya herd immunity dan mencegah penyebaran virus corona, khususnya bagi warga masyarakat yang lansia di Kelurahan Ubung diperiotaskan, dan masyarakat Bali pada umumnya, maupun masyarakat seluruh Indonesia yang bertepatan berada di pulau Bali dan mengantongi e-KTP silahkan jadi peserta vaksin, sesuai program pemerintah untuk mewujudkan masyarakat terbebas dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tentu saja tak kesampingkan prokes, “ujarnya.

Kemudian dalam arahan Dewan Penasehat DPD HIPAKAD BALI Budi Raharjo, SH., tak jauh berbeda seperti apa yang sudah disampaikan oleh Ketua Panitia, dengan adanya pelaksanaan vaksin yang diadakan ini terutama diperoritaskan kepada warga masyarakat yang lanjut usia 60 tahun keatas, adalah salah satu bentuk kepedulian kami, dengan harapan masyarakat semakin sehat, kedepannya secara otomatis akan memperlancar kembali roda perkonomian, karena vaksin sebagai tolok ukurnya, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa pulih kembali, tentu saja tetap menegedepankan protokol kesehatan, “tuturnya.

Dari pihak pembinaan Desa/Kelurahan yang bertugaskan khusus dari Koramil 1611-01/Dentim yakni Babinsa Sertu I Komang Suwitra selaku pembina Kelurahan Ubung sangat mengapresiasi, luar biasa atas sinergitas yang dibangun HIPAKAD BALI dengan masyarakat dan Polda Bali adalah suatu bentuk kerjasama terpadu, dengan kata lain memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan demikian masyarakat sehat, perkonomian pulih kembali, terutama Bali masih bergantung pada parawisata.

Bersinerginya HIPAKAT BALI dengan masyarakat dan Polda Bali ini merupakan suatu bentuk kekuatan bangsa kita dalam membendung rongrongan ancaman pecah belah dari bangsa lain.

Dengan dibangun kerjasama inilah dikemudian hari tak menutup kemungkinan Bali tarap ekonomi akan meningkat, dengan sendirinya masyarakat bisa beraktifitas kembali normal baru terbarukan. Masyarakat bisa sejahtera, dan otomatis keamanan zero masalah, “ungkapnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Lurah Ubung dalam hal ini beliau tidak dapat hadir dan diwakili oleh Abdullah, dalam imbauannya kepada seluruh peserta vaksin, baik itu dosis pertama maupun dosis kedua, agar mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan aturan dan anjuran pemerintah, jangan sampai berkerumunan dan selalu ikuti tata tertib, dan arahan dari panitia dengan protokol kesehatan ketat, “imbaunya.

Lebih lanjut disela penghujung pelaksanaan HIPAKAD peduli VAKSIN, Daniel jelaskan, ketersediaan vaksin dalam giat ini untuk 500 orang peserta, dan 2 jenisnya yaitu Sinovac dan Astrazaneca.

Sementara yang sudah di vaksin 397 peserta, dan sisanya 103 peserta dan bahkan masih banyak antrian tidak dapat di vaksin dikarenakan batas waktu pelaksanaan sampai pukul 12.00 Wita sudah ditentukan demikian, dikarenakan hari Jum’at, berhubung lokasi tak jauh dari Mushalla yang melaksanakan Jum’atan.
Adapun rincian yang sudah di vaksin adalah:
Jenis Sinovac

  • Vaksin 1 = 178 peserta
  • Vaksin 2 = 121 peserta

Jenis Astrazaneca

  • Vaksin 1 = 7 peserta
  • Vaksin 2 = 91 peserta

Yang sangat menarik dan unik dapat perhatian dalam pelaksanaan vaksinasi ialah, ada 5 peserta orang asing yang ikut serta di vaksin, dan kami tetap layani, ke lima orang asing tersebut, dengan catatan sudah memenuhi syarat-syarat administratif, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, mereka sudah mengantongi identitas khusus bagi orang asing yang notabenenya tak dipermasalahkan oleh pihak Imigrasi tentang izin tinggal di negara kita, “tutup Ketua Panitia.


(AR)

By Redaksi

Integritas Digital Media