DPPKB Merencanakan Pelaksanaan Vaksinasi Berbasis Keluarga

Bandung, Prabunews.com – Vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam membentuk kondisi Herd Immunity. Percepatan vaksin ini sudah merupakan bagian dari program kinerja Pemerintah Pusat dan terjabarkan sampai ke Pemerintah Daerah.

Sehubungan dengan percepatan vaksinasi itu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung merencanakan pelaksanaan program vaksinasi berbasis keluarga.

Dr. Nina Manarosana Sekdis DPPKB Kota Bandung

Dr. Nina Manarosana Sekdis DPPKB Kota Bandung mengatakan dalam rapat koordinasi rencana pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan secara virtual (6/9) bahwa pelaksanaan vaksinasi ini merupakan amanat pendelegasian dari Presiden RI melalui Menko Perekonomian serta dikuatkan oleh Menteri Kesehatan kepada BKKBN. Selain itu kebijakan ini dikuatkan oleh Kemenkes dengan kewenangan yg diberikan kepada para Bidan Praktek Manditi untuk terlibat aktif dalam pelayanan Vaccinsai covid 19. Yang mana Para Bidan adalah mitra pelayanan BKKBN”.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi BKKBN untuk mengajukan permohonan kepada Walikota Bandung untuk memberikan dukungan terhadap DPPKB untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi.

Ada hal yang berbeda dari kegiatan vaksinasi yang akan dilaksanakan diantaranya kegiatan ini berbasis keluarga.
Hal ini dilakukan agar kita semua terutama civitas akademika mendapatkan rasa aman, nyaman dan perlindungan atas kesehatannya.

Semua anggota keluarga menjadi target vaksinasi karena itu merupakan bagian dari upaya pencegahan COVID-19 dalam cluster keluarga.

Setiap sekolah yang akan melaksanakan program vaksinasi harus melakukan pendataan jumlah sasaran vaksinasi baik pelajar maupun anggota keluarganya secara by name – by address dan diserahkan datanya ke DPPKB Bidang KB paling lambat tanggal 13/9.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini baik dimulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pemantauan/evaluasi perlu sinergitas dan kolaborasi semua unsur yang terlibat baik itu SKPD terkait (DPPKB, Dinkes, Disdik, Ikatan Bidan Indonesia Kota Bandung), unsur kewilayahan dan relawan, tegas Nina.

(Kang Amat)

Scroll to Top