Bandung, Prabunews.com – Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan skema pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM-T) yang rencananya akan dimulai Rabu (8/9).
Masuknya Kota Bandung pada level 3 PPKM, ini memberikan ruang kesempatan untuk dilaksanakan PTM-T agar bisa di realisasikan walaupun tentunya tetap melaksanakan prokes secara ketat dan memenuhi ketentuan yang sudah diatur oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Bandung dan Dinas Pendidikan Kota Bandung serta Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Agus Deni Syaeful, M.M.Pd Ketua MKKS SMP Kota Bandung menyambut baik rencana tersebut sekaligus sangat mengapreasi rencana pelaksanaan PTM-T tersebut.
Agus Deni menyatakan ada beberapa alasan MKKS SMP Kota Bandung menyambut baik pelaksanaan PTM-T diantaranya,
1. Kejenuhan guru dan siswa sudah terasa sekali dikarenakan sudah lebih dari satu tahun setengah tidak terjadi interaksi antara guru dan peserta didik.
2. Adanya kerinduan dari peserta didik dan guru pada suasana di sekolah.
3.Capaian pembelajaran untuk peserta didik tidak bisa dioptimalkan dan cenderung ada penurunan dikarenakan interaksi pembelajaran kurang berjalan dengan baik.
4.Berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan para guru dalam pelaksanaan PJJ/Daring belum mampu mengubah suasana pembelajaran yang diharapkan.
5. Peranan sekolah dalam pengelolaan pendidikan khususnya pembelajaran dikelas kurang bahkan tidak bisa dirasakan secara langsung oleh orang tua, yang terjadi justru
miskomunikasi antara orang tua dan sekolah.
Dengan Pelaksanaan PTM-T kami tentunya mengharapkan kolaborasi dan sinergitas dari semua komponen yang terintegrasi dengan mekanisme pelayanan pendidikan.
Selain penyediaan kelengkapan Prokes di sekolah, PTK, Peserta didik, orang tua dan masyarakat harus senantiasa menjunjung tinggi komitmen disiplin terhadap standar Prokes baik di lingkungan rumah maupun sekolah.
Hal yang terpenting juga adalah monev yang terprogram secara menyeluruh dan teratur oleh Tim Satgas COVID-19 kewilayahan karena dengan hal ini kecenderungan untuk menguatkan sistem yang terpola baik akan hadir sesuai rambu-rambu yang ada.
(Kang Amat)