Sementara program penerangan Limar sudah dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM-Desa) Jabar.
Dinas ESDM pun akan berkolaborasi dengan DPM-Desa yang terkait dengan masyarakat penerima bantuan.
Ai Saadiyah mengatakan Limar itu semacam listrik dari baterai. Ini sudah dikembangkan.
Baca juga : STIGMA KEMBALI BERKARYA SETELAH SUKSES MENGGELAR ACARA DI MALANG
Limar terpasang di wilayah mana mana PLN tidak bisa masuk. Maka kita berbagi untuk program-program non-PLN.
Nanti listrik bersumber pada baterai. Kami pun akan memberi genset. Setiap lima hari, baterai dicas.
Menurut Ai bahwa rasio elektrifikasi Jabar sudah mencapai 99,9 persen. Angka tersebut telah memenuhi target rasio elektrifikasi nasional.
Meski begitu, kata dia, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri ESDM pada awal 2019, 256.058 keluarga di Jabar belum teraliri listrik.